Kunci Membuat Curriculum Vitae Yang Mudah Dipahami

Membuat curriculum Vitae (CV) yang baik dan memenuhi kualifikasi orang HRD menjadi fokus tujuan anda yang hendak melamar kerja. Kenapa Demikian?, tentu saja seorang headhunter maupun HRD pekerjaannya tidak hanya membaca satu atau dua saja CV tapi bisa puluhan dari CV yang masuk. Hal ini akan menjadi perhitungan buat anda seberapa waktu seorang HRD efektif membaca curriculum vitae anda.

Dari lingkup pekerjaan HRD di atas, kiranya mereka hanya memiliki waktu 30 detik membaca CV anda. Berdasarkan acuan tersebut, dalam Membuat Curriculum Vitae hendaknya anda mempertimbangkan beberapa hal berikut, sebagaimana akan kami sarankan beberapa tips Membuat Curriculum Vitae yang tidak hanya dibaca namun juga ‘menjual’ hingga mereka mau memanggil anda untuk ikut seleksi dan wawancara. Ini dia tipsnya:

#1 : Rapi dan Gampang Dibaca
Ini merupakan penilaian pertama dalam membuat curriculum vitae yang membuat kesan positif, bila anda buat berantakan layout-nya tidak sedikit para recruiter/ HRD merasa kesal dan jengkel. Oleh karena itu, meski anda memiliki kemampuan serta kompetensi yang baik akan menjadi percuma jika anda kurang pandai membuat layoutnya seperti ukuran huruf yang abnormal entah kekecilan atau kebesaran, spasi yang terlalu rapat, ejaan bahasa yang salah terutama bila menggunakan bahasa Inggris atau margin yang tidak konsisten.

#2 : Memberikan Informasi Lengkap namun Ringkas
Selayaknya Membuat Curriculum Vitae yang baik, informasi yang anda berikan hendaknya lengkap, mulai dari data pribadi, riwayat pendidikan, riwayat pengalaman kerja hingga berbagai pengalaman organisasi sampai pelitihan dan sertifikat yang relevan dengan kualifikasi yang diperlukan perusahaan. Usahakan semuanya tersaji secara ringkas paling banyak 2 atau 3 lembar/halaman saja. Intinya aturan sederhananya jangan sesekali membuat curriculum vitae lebih dari 3 halaman.

#3 : Kosistensi dan Karir Progresif
Hal ini menjadi poin penting bagi anda yang sudah memiliki pengalaman dalam membuat curriculum vitae, atau kalau boleh kami katakan tentang konsistensi karir menjadi kunci penting yang menentukan untuk dihubungi dan mengikuti tahap seleksi. Misalkan saja seorang engineer, dalam kurun waktu tertentu atau 5 tahun ternyata anda masih menekuni sebagai engineer maupun spesialisasi yang sama. Kemungkinan besar anda akan lebih diutamakan ketimbang orang dalam kurun waktu tertentu sudah berganti posisi pada bidang lain. Seorang spesialis paling disukai oleh recruiter untuk mengisi setiap posisi yang lain. Disamping itu, Karir progresif menjadi penting karena disinilah indikator paling nyata apakah anda mampu memberikan performa kerja hingga dipilih dan mendapat ganjaran berupa promosi jabatan. Semisal yang semula sebagai staff officer menjadi Koordinator Tim.

#4 : Achievement atau Pencapaian
Ketika anda hendak membuat curriculum vitae, jangan segan untuk mencantumkan pencapaian atau prestasi anda karena ini kesempatan terbaik untuk membuktikan kemampuan serta kompetensi anda yang sesungguhnya kepada pihak perusahaan dan HRD.

#5 : Costum Made
Sangat disayangkan masih banyak diantaranya yang membuat curriculum vitae terkesan generik dan kurang menonjolkan kemampuan meupun kompetensi yang disayaratkan dalam job requirements (kualifikasi yang dibutuhkan). Custom Made yang dimaksud yakni mengubah dan menyesuaikan CV supaya sedapat mungkin kompetensi yang dimiliki anda setidaknya menyamai ataupun mendekati job requirements yang butuhkan. Kemampuan membuat curriculum vitae yang dipahami HRD ialah mampu meyakinkan pihak perusahaan mengenai kemampuan dan kompetensi yang dimiliki sebagaimana kualifikasi yang dibutuhkan.